TKI Tuti Dieksekusi Saudi Tanpa Notifikasi

November 27, 2018 Leave a comment

Jakarta – Terselip ironi di balik eksekusi mati terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI) Tuti Tursilawati di Arab Saudi. Pemerintah Indonesia tidak mendapatkan notifikasi eksekusi mati Tuti dari Saudi.

“Satu hal yang sangat disayangkan oleh pemerintah Indonesia bahwa eksekusi mati terhadap Tuti Tursilawati dilakukan Kerajaan Arab Saudi tanpa notifikasi kepada perwakilan kita, baik KBRI Riyadh dan KJRI Jeddah,” ujar Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Lalu M Iqbal saat jumpa pers di kantornya, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat, Selasa (30/10/2018).

Hingga akhirnya, TKI asal Majalengka itu dieksekusi di Kota Thaif pada Senin (29/10) waktu setempat. Pemerintah RI menyampaikan belasungkawa kepada keluarga Tuti.

Bagaimana perjalanan kasus Tuti sebelum dieksekusi? Pengadilan memvonis hukuman mati kepada Tuti pada 2011 atas kasus pembunuhan terhadap majikannya pada 2010. Melihat majikannya terkapar karena pukulannya, Tuti berusaha kabur dari rumah.

Selanjutnya, Tuti bertemu sekelompok pria, sekitar sembilan orang. Awalnya, pria-pria itu menjanjikan bantuan perjalanan Tuti ke Mekah, lepas dari rumah majikannya di Thaif. Namun ternyata Tuti dibawa ke rumah kosong, lalu mengalami pelecehan seksual.

Pemerintah RI tidak tinggal diam atas vonis mati Tuti. Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyurati Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud pada 2011 dan 2016.

“Kasus Tuti Tursilawati telah inkrah atau ditetapkan pengadilan pada tahun 2011. Namun pemerintah terus melakukan upaya untuk meringankan hukuman. Upaya yang dilakukan antara lain pendampingan kekonsuleran sejak tahun 2011 sampai tahun 2018,” papar Iqbal.

RI juga sudah mengajukan permohonan banding sebanyak 3 kali dan peninjauan kembali. Namun upaya tersebut kandas.

Selain itu, pemerintah memfasilitasi keluarga Tuti untuk bertemu di Arab Saudi. Setidaknya ada tiga kali pertemuan yang bisa difasilitasi Kemenlu.

Setelah eksekusi dijalankan, pihak keluarga disebut kaget mendengar kabar tersebut. Sebab, 10 hari sebelumnya, Tuti sempat melakukan video call dengan ibunya.

“Meskipun memang mereka sempat menyampaikan kekagetan karena baru tanggal 19 lalu, Tuti melakukan video call dengan ibunya menyampaikan kondisinya sehat dan tidak menyampaikan indikasi apa pun akan dilakukan eksekusi, bahkan tanggal 27 lalu, KJRI Jeddah melakukan komunikasi dengan Tuti dan Tuti menyampaikan dalam kondisi sehat,” papar Iqbal.

Indonesia sudah menghubungi Menlu Saudi terkait eksekusi mati Tuti. Indonesia melayangkan protes kepada Saudi.

“Karena itu, pemerintah Indonesia sudah sudah menyampaikan keprihatinan dan protes terhadap cara pemerintah Saudi melakukan eksekusi ini,” kata Iqbal.


Ini adalah gambaran bangsa pengekspor ideologi arab islam yaitu barbar dan biadap pancung tkw Indonesia. Dari sini sudah dapat disimpulkan bahwa idologi arab (islam) adalah ideologi barbar, biadap, teroris, jahat dan penuh kekerasan yang mengubah bangsa Indonesia dari bangsa beradap menjadi bangsa barbar yang disuruh ideologi arab untuk melakukan kejahatan seperti di bom bali, kasus pandeglang dan bom jakarta. Orang asli Indonesia tidak akan pernah melakukan kekerasan teror bom seperti itu karna nenek moyang indonesia beradap namun karna ideologi barbar arab biadap pancung tkw Indonesia berubah menjadi bangsa barbar. Sudah saat nya Indonesia menolak ideologi barbar arab biadap pancung tkw Indonesia yang disebut islam dari bumi nusantara.

Advertisements
Categories: Uncategorized

Media Australia Sebut Masjid di Jakarta Sebar Propaganda ISIS

Amanda Puspita Sari, CNN Indonesia
Selasa, 23/02/2016 11:56 WIB

Jakarta, CNN Indonesia — Media Australia, ABC, mengklaim menyaksikan pertemuan rahasia simpatisan ISIS di sebuah masjid di Jakarta Pusat yang diyakini merupakan wadah perekrutan militan di ibu kota.

Awak media ABC mengklaim pertemuan rahasia itu terjadi di masjid As-Syuhada yang terletak di sebuah jalan yang tidak cukup besar untuk dimasuki mobil. Lokasi masjid tidak disebutkan dengan jelas.

Juru kamera ABC yang merupakan seorang warga negara Indonesia, memperoleh akses ke pertemuan itu. Meskipun terdapat upaya untuk menghentikannya merekam pertemuan itu, wartawan ABC itu berhasil mendapatkan rekaman yang cukup jelas.
Lihat juga:
PBB: Suriah Berada di Ambang Kehancuran
“Mereka menyatakan bahwa wilayah itu merupakan wilayah Negara Islam [ISIS] di mana hukum Allah ditegakkan sepenuhnya, dan di mana tidak ada intimidasi dari negara-negara asing,” ujar ulama garis keras bernama Syamsudin Uba dalam pertemuan itu, dikutip dari ABC, Senin (22/2).

“Dan berdasarkan pengorbanan darah dan kekayaan mereka, mereka mendeklarasikan Negara Islam,” ujar Syamsudin dalam khotbahnya.

ABC menyebut bahwa Syamsudin sebelumnya sempat ditahan karena menyebarkan ajaran ISIS, tetapi Indonesia tak punya payung hukum untuk menghentikan perekrutan ISIS.

“Meskipun orang-orang kafir tidak akan mengakuinya (Negara Islam), meskipun PBB tidak akan mengakuinya, Muslim tidak perlu itu, umat Islam hanya ingin berkah dari Tuhan, dalam negara di mana hukum-hukum Allah dilaksanakan sepenuhnya. Bahkan ketika orang-orang kafir tidak menyukainya,” ujarnya melanjutkan.

Rekaman dari kamera lain pada pertemuan tersebut kemudian diunggah ke situs YouTube sebagai propaganda ISIS.
Lihat juga:
AS-Rusia Mengumumkan Rencana Gencatan Senjata di Suriah
ABC menulis bahwa dalam rekaman tersebut, terlihat jelas bendera hitam yang sering digunakan oleh kelompok militan ISIS.

Dalam rekaman itu, terdapat pula ulama lain yang mendesak para pengikutnya untuk berangkat ke Suriah demi kehidupan yang lebih baik.

“Ketika Anda sampai di sana segera, insya Allah, Anda tidak akan harus membayar sewa, Anda tidak dikenakan tagihan listrik dan air,” katanya.

“Anda akan mendapatkan upah bulanan untuk makan, tunjangan bulanan, perawatan kesehatan gratis dan obat-obatan,” ucap ulama lain yang tak disebutkan namanya.

Ulama itu juga menjanjikan bahwa pernikahan antarras merupakan hal yang ditoleransi di sana.

Lima masjid di Jakarta

Ketika khotbah berakhir dan ancaman yang diajukan kepada ABC berakhir, ABC kembali ke masjid itu untuk mengajukan sejumlah pertanyaan tentang khotbah itu.

Penjaga masjid, Tahmid, bersikeras dia tidak tahu ada perekrutan ISIS di sana.

“Mereka memberi tahu kami dengan mendadak. Kami, para pengurus masjid, tidak tahu diskusi tentang apa yang terjadi [saat itu],” katanya kepada ABC.
Lihat juga:
Hendak ke Suriah, Empat WNI Dideportasi dari Singapura
Hasil penelusuran ABC mengklaim bahwa setidaknya terdapat lima masjid di Jakarta yang menjadi tempat pemberian dakwah propaganda ISIS.

Salah satunya adalah masjid di pinggiran Menteng, kawasan elite yang juga menjadi lokasi kediaman para perwakilan asing.

ABC juga mengklaim pertemuan serupa diadakan di masjid Al Fataa yang diikuti oleh Afif, salah satu teroris yang terlibat dalam serangan bom Thamrin di Jakarta.

Farihin Kandai, mantan anggota Jemaah Islamiyah yang dipenjara karena tindakan terorisme menyatakan dia berusaha menghentikan khotbah yang berisi propaganda ISIS.

“[Petugas] Keamanan menelepon saya dan menyatakan prihatin soal banyaknya simpatisan ISIS di masjid-masjid di seluruh Indonesia,” katanya kepada ABC. “Kemudian mereka meminta saya untuk menghentikan kegiatan itu.”

Namun, ABC menyebut, propaganda itu tidak berhenti melainkan terus tumbuh. ABC menulis terdapat kekhawatiran bahwa upaya mengatasi serangan teroris di Jakarta bulan lalu tidak cukup untuk menghentikan penyebaran propaganda ISIS. (stu)
———————-
Betul bos, mayoratas orang indonesia sudah berubah menjadi antek arab yang menjadi jombi arab untuk saling bunuh dipecah belah bangsa asing arab seperti di pandeglang dan sampang karna antek arab sudah dicuci otak oleh ajaran arab yang biadap pancung tkw indonesia

Categories: Uncategorized

Muncul Spanduk Baru di Sudirman Mansion: Kami Insomnia dan Harus Mengungsi

Jakarta – Babak ‘perseteruan’ dengan penghuni Sudirman Mansion dengan bar Lucy in the Sky belum usai. Hari ini ada spanduk baru dibentangkan di Sudirman Mansion.

Ukuran spanduk itu kurang lebih sama dengan spanduk sebelumnya. Bedanya, spanduk yang terbaru ini berwarna merah dengan redaksional kalimat yang lebih menohok.

“Kami Insomnia dan Harus Mengungsi Gara-gara Lucy in the Sky Tirani Borju,” demikian bunyi spanduk tersebut.

Seorang petugas keamanan Sudirman Mansion mengatakan spanduk itu baru dipasang pada sore hari ini. Pemasangan itu atas kesepakatan penghuni.

“Baru tadi masangnya,” ujar seorang petugas yang menolak disebutkan namanya.

Sebelumnya diberitakan, belum ada kata sepakat antara warga Sudirman Mansion dan pengelola bar and lounge Lucy in The Sky di kawasan SCBD Jakarta. Warga mengaku tetap akan memasang spanduk raksasa yang berisi keluhan akan kebisingan aktivitas Lucy in The Sky.

“Sebelumnya PPRS Sudirman Mansion enggan berkonfrontasi dengan Lucy karena dianggap berkolaborasi dengan Bengkel Cafe, oleh karena itu warga Sudirman Mansion mengganti pengurus PPRS pada Maret 2016, dan mempunyai konsentrasi khusus menghentikan gangguan Lucy In The Sky sebagai awal masa tugas pengurus baru,” jelas pengacara Sudirman Mansion, J. Eduard Aritonang dalam keterangannya, Rabu (11/5/2016).

Hingga berita ini diturunkan detikcom belum bisa mengkonfirmasi pihak Lucy in The Sky. Manajer bar and lounge itu, Hara yang dihubungi tak mengangkat teleponnya. Beberapa kali disambangi di kantornya, pihak manajemen Lucy in the Sky belum mau memberikan keterangan.

Pihak Dinas Pariwisata DKI sudah melakukan mediasi beberapa kali terhadap kedua belah pihak ini. Namun ternyata kata sepakat tak kunjung tercapai.

——————————–\

Bangunan arab tuh disebelah rumah gw berisiknya minta ampun lebih berisik dari lucy in the sky terutama pagi, gak kira-kira toa arab bikin imsomnia. Kalo berani tuh sekalian toa arab diprotes biar dipancung lu punya kepala sama antek arab teroris.

Categories: Uncategorized

Apel Siaga Anti PKI akan Digelar 3 Juni di Depan Istana, FPI Siap All Out

Jakarta – Gerakan Bela Negara dan Forum Umat Islam akan menggelar apel siaga anti Partai Komunis Indonesia (PKI) 3 Juni 2016 mendatang. Rencananya, apel tersebut akan digelar di depan Istana Negara dengan diawali long march dari Masjid Istiqlal.

Informasi tersebut disampaikan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq di sela simposium nasional ‘Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain’ di Balai Kartini, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2016). Habib juga menginformasikan bahwa FPI siap all out dalam aksi damai tersebut.

“Gerakan Bela Negara dan Forum Umat Islam akan menggelar apel siaga nasional anti PKI yang dilaksanakan pada 3 Juni 2016 dengan melaksanakan shalat Jumat berjamaah di Istiqlal lalu Long March menuju Istana,” ungkap Habib.

“Kami dari DPP FPI mendukung sepenuhnya dan kami akan turunkan laskar-laskar FPI Jadetabek secara all out untuk mendukung apel siaga tersebut,” jelasnya.

Habib menjelaskan, apel tersebut dilakukan dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap bangkitnya kembali PKI. Apalagi, sebutnya, saat ini telah banyak indikasi-indikasi mengarah kepada kebangkitan tersebut.

“Apel siaga untuk menjngkatkan kewaspadaan dari ancaman kebangkitan PKI. Ini bukan sebagai bentuk komunis phobia, ini bukan sebagai bentuk paranoid, fakta dan data sudah saya uraikan. Fakta-fakta dan data-fakta ada indikasi kebangkitan PKI,” sebutnya.
———————–
Ini sama saja anti ideologi asing dengan ideologi asing. Anti komunis dengan dasar ideologi asing arab. Maling teriak maling, teroris arab teriak anti komunis. Gak nyadar ideologi asing arab teroris lebih jahat memecah belah bangsa indonesia dan menyuruh orang indonesia saling bunuh seperti di sampang dan pandeglang demi ideologi asing arab yang biadap pancung tkw indonesia. FPI adalah antek asing arab yang akan mengubah bangsa indonesia menjadi teroris seperti bangsa asing arab yang bermoral bejad seperti nabi bajadnya nt0t anak SD tak bermoral.

Categories: Uncategorized

PKS Minta Mendagri Jelaskan Alasan Pencabutan 3.000-an Perda yang Dianggap Bermasalah

JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Jazuli Juwaini mengatakan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo harus menjelaskan alasan di balik pencabutan sekitar 3.000 peraturan daerah yang dianggap bermasalah.

Menurut dia, perda merupakan sumber hukum sah yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah dengan pengawasan pemerintah pusat.

Oleh karena itu, dia menganggap pemerintah pusat tidak bisa secara sporadis mencabut ribuan perda tersebut.

“Berarti selama ini pemerintah pusat lalai dalam melakukan pendampingan. Kok bisa perda sebanyak itu langsung dicabut tanpa adanya riset terlebih dahulu,” ujar Jazuli, di Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis (16/6/2016).

Ia mengatakan, Mendagri tak bisa langsung menginstruksikan pencabutan ribuan perda tersebut tanpa disertai penjelasan.

“Mendagri tidak boleh hanya mencabut ribuan Perda tanpa memberikan penjelasan yang lengkap kepada publik, harus ada alasannya dan pendasarannya, kalau tidak itu bisa bikin gaduh,” kata Jazuli.
——————–
PKS adalah Antek arab yang akan menjual indonesia untuk dijajah bangsa asing arab yang biadap pancung tkw indonesia dengan ideologi teroris nya yang bernama islam yang mengubah orang indonesia dari bermoral pancasila menjadi bermoral teroris seperti bangsa asing arab barbar biadap pancung tkw indonesia

Categories: Uncategorized

Dituduh Santet Majikan,TKW asal Indramayu Diancam Hukum Pancung

INDRAMAYU – Seorang Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Indramayu, Rusmini, terancam dihukum pancung karena dituduh menyantet majikannya di Arab Saudi. Keluarga yang berada di tanah air menangis histeris begitu mengetahui kabar tersebut dari KBRI Arab Saudi.

Kesedihan menyelimuti keluarga Rusmini di Desa Cangko, Kecamatan Bangodua, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Orang tua dan kakak Rusmini begitu khawatir dengan nasib yang Rusmini. Mereka menangis terus sambil memegang foto Rusmini dan surat dari KBRI Aran Saudi.

Menurut Nunung, kakak kandung Rusmini, saat ini adiknya masih mejalani hukum di Kota Riyadh dengan ancaman hukum pancung. Rusmini yang bekerja sebagai TKW di Arab Saudi sejak 2009 sempat mengkabarkan kepada keluarga bahwa dirinya tidak menyantet majikannya.

Keluarga berharap pemerintah Indonesia membantu dan menjembatani persoalan hukuman mati terhadap Rusmini dengan pemerintah Arab Saudi.  “Diduga Rusmini difitnah menyatet majikannya gara-gara mengumpulkan rambut rontok saat menyisir rambut. Padahal Rusmini tidak menyantet majikanya tersebut,” katanya, Jumat (17/2/2017).


Usir arab dari dari Indonesia yang pancung tkw Indonesia dengan ajaran bejad bangsa penjajah arab bernama islam dengan nabi bejadnya yang ent0t anak SD. Islam adalah ideologi teroris bangsa penjajah yang biadap pancung tkw Indonesia dengan nabi arab bernama muhammad yang bemoral bejad ent0t anak SD tapi dijadikan nabi oleh muslim bodoh otak di konol yang menjadi bejad biadap perampok pemerkosa karena ideologi teroris arab dengan nabi bejad arab yang mengubah orang indonesia bermartabat menjadi otak arab bermoral teroris seperti nabi bejad arab pembunuh yang tidak pantas jadi nabi karna jutaan orang Indonesia lebih bermoral mulia dan bermartabat dari nabi teroris bangsa penjajah arab yang biadap pancung tkw indonesia. Tolak dan usir ideologi penjajah bermoral bejad teroris dari Indonesia yang bermartabat untuk menghindari agar orang indonesia tidak menjadi bermoral bejad seperti bangsa asing arab.

Categories: Uncategorized

Nunggu Megawati Tolak Kedatangan Raja Arab

intelijen – Sindiran keras dilontarkan pengamat politik Umar Syadat Hasibuan kepada Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait kedatangan penguasa Arab Saudi, Raja Salman, ke Indonesia.

Umar mengaitkan kedatangan Raja Salman dengan pernyataan Megawati sebelumnya “kalau mau jadi orang Islam jangan jadi orang Arab”. “Ingat Raja Arab ingat Bu Megawati. Nunggu statement Bu Megawati nolak kedatangan Raja Arab,” sindir ?@Umar_Hasibuan.

Sindiran juga dilontarkan Umar Syadat untuk aktivis liberal yang selama ini dikenal “anti Arab”. “Untuk @zuhairimisrawi dkk yang anti Arab. Mana suara penolakannya atas kedatangan Raja Arab,” tulis @Umar_Hasibuan.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz Al-Saud direncanakan melakukan kunjungan keliling Asia pada Februari-Maret 2017. Negara pertama yang dikunjungi Raja Salman ialah Malaysia.

Dalam sambutan singkatnya saat jamuan makan di Malaysia, Raja Salman menyatakan siap membantu dan bekerjasama dengan berbagai hal maupun gerakan yang terkait dengan isu Muslim.

“Kami mengonfirmasi bahwa Kerajaan Arab Saudi dengan segala kekuatan siap untuk membantu dan bekerja sama dalam berbagai hal maupun gerakan yang terakit dengan isu Muslim,” ujar Raja Salman saat jamuan makan malam di Malaysia, seperti dilansir republika (27/02).

Sesuai rencana, Raja Salman akan mengunjungi Indonesia pada 1-9 Maret 2017. Raja Salman dan rombongan akan berada di Jakarta selama 3 hari dan melanjutkan kunjungan dengan liburan di Bali selama 6 hari.

Dalam kunjungan kenegaraan tersebut, Raja Salman membawa investasi senilai 25 Miliar Dollar atau setara dengan 325 Triliun.

——————————\

Usir raja arab pemancung tkw indonesia. Solidaritas kepada tkw Indonesia korban budaya barbar bangsa arab. Islam adalah ideologi teroris bangsa penjajah yang biadap pancung tkw Indonesia dengan nabi arab bernama muhammad yang bemoral bejad ent0t anak SD tapi dijadikan nabi oleh muslim bodoh otak di konol yang menjadi bejad biadap perampok pemerkosa karena ideologi teroris arab dengan nabi bejad arab yang mengubah orang indonesia bermartabat menjadi otak arab bermoral teroris seperti nabi bejad arab pembunuh yang tidak pantas jadi nabi karna jutaan orang Indonesia lebih bermoral mulia dan bermartabat dari nabi teroris bangsa penjajah arab yang biadap pancung tkw indonesia. Tolak dan usir ideologi penjajah bermoral bejad teroris dari Indonesia yang bermartabat untuk menghindari agar orang indonesia tidak menjadi bermoral bejad seperti bangsa asing arab.

 

Categories: Uncategorized